Perempuan Bali: Sebuah Pengabdian

ketika pilihan itu datang karena itu sudah menjadi arus kehidupan yang harus diterima, perempuan adalah mahluk yang unik karena di balik kelemah lembutanya sering perempuan di cap mahluk yang lemah atau pun sebutan lain yang kurang lebih berarti ‘sama’ dengan yang diatas.tetapi dibalik itu wanita itu jauh lebih kuat dari seorang Pria yang menjadi pelidung ketika masa berumah tangga tiba. mungkin berapa contoh dapat diambil seperti melahirkan plus mengandung selama 9 bulan . Disini saya ingin mengedepan peran perempuan, dalam hal ini perempuan bali. Siapa perempuan bali? karena tidak semua perempuan bali yang tinggal di bali atau gadis bali, karena asal perempuan bali itu sangat luas karena perempuan bali bisa datang dari berbagai suku, agama, ras, latar belakang pendidikan dan status. ketika panggilan itu datang, arus kehidupan yang tidak bisa dielakkan. Disini saya tidak menggunakan gadis bali, karena kata perempuan cenderung lebih dewasa (berumah tanggaa). Peran perempuan bali yang sebenarnya di mulai, mungkin sudah banyak di ulas, perempuan bali dalam kekinian harus pintar-pintar membagi waktu antara arus perubahan jaman, wanita tidak saja menjadi ibu rumah tangga saja tetapi terbuka untuk peran lainya yang tak terbatas. dibalik itu semua perempuan bali harus kembali ke “dapur” dalam arti luas, dapur untuk menyiapakan makanan bagi keluarga dan juga yang utama menyiapkan yadnya (korban suci) sehari-hari. kalu dilihat jenis dan jumlahnya yadnya yang dipersembahkan itu bermacam-macam dengan variasi jenis yang beragam serta kegiatan adat yang lain di lingkungan sosialnya, tentu ini bisa berbagi tugas dengan suami tetapi perempuan bali lah yang merupakan tokoh sentral dalam hal ini, berat? pengabdian meneruskan keturunan, merawat anak, melayani suami, bekerja,melayani budaya adat istiadat ( yang kesohor sampai di luar negeri), agama dan leluhur. wuih! tambah panjang listnya. seperti perempuan lainnya, Saya percaya perempuan bali adalah perempuan pilihan yang memiliki energi yang luar biasa, lakukan yang sebaik-baiknya dan menjadikan hidup berarti dalam pegabdian yang tulus,. Ketika arus kehidupan itu datang terimalah dan nikmatilah…(w. kicik)

2 thoughts on “Perempuan Bali: Sebuah Pengabdian

  1. tema tulisannya bener nya menarik, tapi kurng dalem ni,,
    dan tanda bacanya yang gak teratur (huruf kapital dll), bikin puyeng bacanya…hehe

    salam kenal

  2. It’s great that you took the time to write this, as it’s an
    issue that is very important to me. Where are your
    contact information though? My name’s Jenna Schindler and I’d
    love to discuss this in depth.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s