KEMANA MENCARI SURGA ?, Bukan Syurrr…ga lho!

village3bakas.jpg
Orang Bali punya cerita tentang seorang petani yang gampang masuk surga, sebaliknya seorang pendeta tidak bisa melakukanya, apalagi orang yang mengaku suci atw sok suci. Alkisah seorang petani uzur meninggal dunia ketika bercocok tanam disawahnya . Jogor manik, penjaga pintu gerbang surga, mengelu-elukan kedatangan roh petani itu. ” Aku bangga pada mu !’ ujar Jogor manik. ” Di bumi makin sedikit yang sudi menjadi petani sepertimu dirimu, memilih jalan nestapa untuk menunaikan darma bakti. Mari, kuantar kamu ke sorga,” ujarnya membimgbing tangan petani itu. Tapi petani itu terpaku ragu, mengapa begitu gampang masuk surga, kata hatinya. Selama ini orang harus berbuat baik, menjalankan dharma, agar bisa mencapai gerbang surga. Dan Aku ini, apa keistimewanku?
” Hamba ini hanya seorang petani,” ujar petani itu gemetar.
” Kamu berhak masuk surga, justru karena kamu petani.”
Menjelang gerbang, petani itu kaget ketika bertemu seorang pendeta duduk termangu. Pendeta itu menghampiri mereka, menghaturkan sembah kepada Jogor manik.” maafkan hamba kalau lancang. Bagaimana mungkin seorang petani begitu gampang masuk surga, sementara hamba disini menunggu puluhan tahun?”
“Petani menyerahkan seluruh hidupnya untuk bercocok tanam, mengamba dan mengasihi ibu pertiwi. Sejak lahir sampai mati dia petani. Dia bekerja tidak saja untuk keluarganya, tapi bagi semua orang, termasuk dirimu,” jelas Jogor manik.
” Hamba juga bekerja untuk banyak orang, menjadi pelayan umat.”
” Tidak seluruh hidupmu untuk melayani. Sebelum menjadi pendeta kamu guru, lalu berdagang dan sempat menjadi pengurus partai politik. Hidupmu penuh keinginan untuk menguasai, tak pernah rela, jauh dari ketulusan. Karena itulah kamu sering mengeluh jika keinginan tidak terpenuhi. Tetapi petani tidak, jika kemarau datang, ia tetap bekerja, tak pernah memaki, ketika hujan lebat datang sehingga panen terhalang, petani ini tidak mengeluh, jika tanaman rusak karean di terjang air bah atau diserbu hama, ia tabah. Sama sekali tidak pernah menyalahkan alam, yang ia lakukan adalah tetap berdoa, menghaturkan sesaji, dan tekun bekerja.”

APAKAH KITA HARUS MENJADI PETANI ? (silahkan anda menginterpretasikan cerita diatas ini).

4 thoughts on “KEMANA MENCARI SURGA ?, Bukan Syurrr…ga lho!

  1. “Hidupmu penuh keinginan untuk menguasai, tak pernah rela, jauh dari ketulusan. Karena itulah kamu sering mengeluh jika keinginan tidak terpenuhi.”

    “ia tabah. Sama sekali tidak pernah menyalahkan alam, yang ia lakukan adalah tetap berdoa, menghaturkan sesaji, dan tekun bekerja.”

    Renungan yang bagus,memang kita harus lah iklas dengan apa yang terjadi dan yang kita jalani dengan berfikir positif dan tetap berdo’a dan berusaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s