Bali Tour Guide: Jalan-jalan ke desa Tenganan

tenganan-1.JPGtenganan-2.JPGtenganan-3.JPG

Siang ini cerah dan langit tak berawan, sungguh hari yang pas buat jalan-jalan. Saya bersama dengan tamu saya dari malaysia, keluarga bapak tong bersama dengan 2 putri dan satu putra ( ……terkesan seperti sensus huhiks) berkesempatan mengujungi salah satu desa tua atau desa mula tempat tinggal orang ‘aga’ atau bali aga ( orang nya bali…asli bali ) perihal desa ini dan orang-orangnya anda bisa simak disini saja.

Sesampai disana kira-kira pukul 11:30 wita, setelah membeli tiket, tepatnya berupa donasi untuk penduduk setempat, dalam ikut preserve local culture kami pun sampai di dalam perkampungan desa tenganan yang lengkapnya bernama desa Tenganan pagrinsingan, desa ini betul-betul unik, dari bentuk bangunan dan pengaturan rumah penduduk yang berderet-deret dengan berujung di sebuah pura desa tua, memang betul-betul lain dengan model perkampungan di kampung-kampung bali yang lain, satu kata…. unik sekali. Desa tenganan selain terkenal karena keunikan desanya juga merupakan penghasil kain double woven cloth atau kain tenun ‘gringsing’ yang sangat terkenal dan juga merupakan buruan para kolektor tenunan, khusus bagi kain yang sudah tua, unik harganya bisa mencapai puluhan juta bahkan sampai ratusan juta , saya sendiri tidak habis pikir mungkin kurang paham masalah barang antik dan kain antik, saya sendiri pernah melihat kain kuno ‘pagringsingan’ sudah kucel, kumal dan rada bolong di sana sini tapi jangan salah harganya Rp.175 juta boz heran dan kaget, saya sendiri sampai shock mendengar (untung ga langsung, mata berkunang dan semaput) harganya selangit, tapi banyak orang yang masih terus memburu barang/kain seperti ini, mungkin salah satunya anda, tapi bagi anda yang budgetnya terbatas masih belum sampai segitu tapi sangat bernafsu memiliki tenunan ini anda dapat mencari alternative dengan kain yang di repro harga nya berkisar jutaan. Selain Kain grinsing Desa tenganan juga sentra kerajinan anyaman untuk tas, alas piring, alas glass dll yang terbuat dari ‘ate’ sejenis rottan tapi lebih halus dan anyamannya juga sangat rapi . happy hunting!

Setelah berjalan kesana kemari melihat desa, bangunan, dst saya juga melihat aktivitas unik yakni ritual memandikan ayam jago, mungkin ga unik-unik amat tapi buat tamu saya yang dari malaysia ini senyum-senyum melihat ketelatenan salah satu penduduk desa mengurus ayam jagonya, dari memandikan, mengurut, menjemur komplit, apa istrinya ga komplain atau malah cemburu ya..?busyet…

Desa ini sangat layak ditambahkan kedalam daftar bali tour, situs wisata selama anda di Bali sedikit agak lain. selamat liburan!

2 thoughts on “Bali Tour Guide: Jalan-jalan ke desa Tenganan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s