Melasti di Pantai Padang Galak, sanur

Mengikuti rentetan upacara pendahuluan sebelum jatuhnya upacara/hari Raya Nyepi saka 1930 pada tanggal 7 maret 2008, tadi siang di desa saya melaksanakan upacara melasti atau prosesi penyucian alat-alat upacara, pretima, benda suci/ sakral lainnya yang biasanya di simpan di Pura, (baca pura desa) ke pantai . Lokasi melasti untuk desa saya adalah di pantai padang galak , kenapa namanya padang galak mungkin secara awam ( baca versi saya) diwaktu yang lalu banyak ditemukan sejenis rumput (padang) yang tajam di pantai ini dan di kias-kan sebagai padang yang Galak, dan saya pribadipun sering menemuinya pada waktu mengikut prosesi ini di waktu yang lalu …….tapi sekarang, mungkin akan menjadi barang langka untuk generasi mendatang ( tadi siang saya tidak melihatnya). Prosesi Melasti tadi siang di mulai pukul 14:00, sebenarnya cuaca kurang mendukung karena hujan turun , gerimis tetapi dengan maksud yang tulus “ngayah” prosesi pun berlanjut sesuai dengan jadwal, jadi kami bergerak berjalan kira-kira 4 km dari desa saya ke Pantai Padang Galak , Sanur. Tak terasa waktu cepat berlalu, keringat mengalir…habis hujan cuaca agak panas kami pun sampai di Pantai Padang Galak, sesampai disana 2 alat berat menyambut kami ( sejenis Loader) pemandangan yang aneh buat saya, apa yang sedang terjadi disini, kemudian batu-batu besar bertebaran ( sungguh besar broo, saya pikir darimana didatangkan batu sebesar ini ??, diamater diatas 1 meter) ternyata proses reklamasi pantai padang galak on progress. Disisi lain kami ( saya) merasa kurang nyaman melaksanakan persembahyangan tadi sore dengan kondisi seperti ini , biasanya tersedia cukup tempat untuk kami semua ( lebih dari 10 banjar melaksanakan prosesi tadi siang), sekarang umat/orang berjubel tempat ga cukup (  mau duduk diatas batu besar, ntar di kira bertapa kalee..) dan pedestarian yang sudah jadi, dengan kondisi agak tinggi dari pantai menganggu pemandangan. Waktu kami duduk( dulu) biasanya pamandangan laut (pulau nusa penida) langsung terhampar, sekarang pemandangan pedestarian dan batu besar……. perubahan begitu cepat, ( baca : yang abadi adalah perubahan…) mudahan-mudahan segala perubahaban ( kemajuan) dapat menjadi sarana mewujudkan Bali yang Bali tanpa meninggalkan jati dirinya baik budaya dan agamanya.
nb : berhubung cuaca tadi tidak bersahabat, maaf tanpa dokumentasi !!
fenomena tadi siang :
  • Bertambah banyaknya penggunaan Truk, mobil dan sarana trasnportas lain untuk mobilisasi dalam prosesi melasti…
  • Penggunaan jas hujan untuk perangkat upacara ( baca : Ratu Made, Ratu Ayu/rangda)
  • mungkin ada blogger yang mengikuti prosesi tadi siang silahkan komen, suksma

5 thoughts on “Melasti di Pantai Padang Galak, sanur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s