Keindahan Pantai Amed

pantai amed

Pantai Amed
Bali, adalah pulau yang terkenal dengan keeksotisan pantainya, karena memiliki pemandangan yang sangat indah sehingga ramai dikunjungi wisatawan baik domestik ataupun internasional. Keindahan pantai di Pulau Dewata memang sudah sangat terkenal. Satu lagi keindahan alam di Bali yang tak bisa dipandang sebelah mata adalah Pantai Amed Jemeluk. Pantai ini pun bisa dengan mudah menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Pantai ini adalah salah satu objek wisata di Bali yang terkenal dengan site diving dan snorkeling. Terletak di belahan timur Pulau Bali, bisa ditempuh 45 menit berkendaraan roda dua ataupun mobil dari pusat kota Amlapura, Kabupaten Karangasem, sekitar 2.5 – 3 jam perjalanan dari bandara. Salah satu bagian pantai di sini adalah Pantai Jemeluk, memiliki pemandangan bawah laut terbilang sangat eksotis baik itu keragaman terumbu karang terlihat berwarna-warni maupun kehidupan ikan laut tropis di dalamnya. Menginjakkan kaki kita di bukit Jemeluk, kita bisa menyaksikan hamparan lautan biru jernih, deretan perahu nelayan sepanjang bibir pantai berjejer seperti hiasan tertata rapi serta perkasanya Gunung Agung menjulang tinggi di sebelah Barat. Liburan anda akan terasa beda dengan suasana pedesaan, apalagi penduduk setempat yang sangat ramah.
amed2

Kenapa harus ke pantai amed ?
Kawasan pantai Amed adalah surganya bagi para penyelam, keberadaannya sudah terkenal sampai ke mancanegara, memiliki tekstur pantai berkoral, air bening, tenang tentunya memiliki keindahan bawah laut. Banyak wisatawan dari mancanegara dan hanya beberapa dari kalangan domestik mengunjungi tempat ini, sungguh menyenangkan dan membuat kita betah. Tak kalah menariknya jika menyaksikan alam di sini, tampilannya lebih eksotis dalam suguhan suasana di pagi hari, dengan cahaya kuning keemasan matahari terbit dari kaki cakrawala di ufuk Timur, dipadu segarnya angin laut dan pedesan, jauh dari polusi, sungguh merupakan terapi alam bisa membuat pikiran anda refresh kembali, sehingga membuat suasana liburan anda di Bali semakin mengesankan. Wisatawan yang masih mendominasi di sini adalah tamu-tamu asing, sangat disayangkan masih jarang dikunjungi dari kalangan bangsa sendiri, padahal kawasan menyuguhkan keindahan yang tidak dimiliki oleh tempat lainnya, mungkin informasi kurang, sehingga belum begitu dikenal.
Selama perjalanan menuju Pantai Amed wisatawan bisa menikmati pemandangan khas desa yang tampak anggun berbalut bukit hijau serta hamparan sawah. Udara yang sejuk dan keadaan yang tenang akan membuat setiap orang yang datang merasa nyaman selama berada di tempat ini. Gunung Agung yang menjulang tinggi menjadi background yang menkajubkan untuk Laut Amed yang biru. Deretan perahu nelayan yang disebut Jukung bersandar rapi di pinggir pantai. Sungguh, ini merupakan surga untuk para wisatawan.
Namun hingga saat ini mengapa dinamakan Amed belum dapat diketahui karena belum ada bukti tertulis yang jelas ditemukan. Berdasarkan dari beberapa informasi nama Jemeluk memang sudah ada sebelum Kerajaan Karangasem berdiri dengan Menyeluk yang berasal dari kata Seluk. Kata Seluk di sini memiliki arti laut yang menyeluk ke darat. Lama-kelamaan nama tersebut berubah menjadi Jemeluk tanpa ada sebab yang pasti. Kontur bumi yang dimiliki Pantai Amed sangatlah indah. Dengan keadaan tanah yang miring dan perbukitan di mana kaki bukit yang langsung menyentuh laut membuat alam ini semakin terlihat sempurna. Dengan kondisi alam yang sedemikian rupa maka di kawasan ini sangat jarang turun hujan dibandingkan dengan daerah lainnya di Bali. Oleh sebab itulah, tanah di sini agak gersang. Walaupun keadaan alamnya yang gersang dan panas, Amed Jemeluk memiliki perpaduan alam perbukitan dengan pemandangan laut yang biru dan tenang serta batu-batu karang yang menawan.

Masyarakat pesisir Amed
Warga yang berada di sekitar pantai Amed sebagian besar bekerja sebagai nelayan, peternak, dan pembuat garam. Selain pantainya yang indah, panorama alam bawah lautnya juga menjadi sihir untuk para tamunya. Airnya yang tenang dan jernih mempu menarik wisatawan untuk melakukan diving dan snorkeling. Beraneka ragam terumbu karang tumbuh dengan indah dan membaur bersama ikan laut tropis. Ikan ini banyak menjadikan karang-karang yang indah menjadi tempat tinggal atau bahkan hanya sekadar arena bermain untuknya.
Diving dan snorkeling sudah biasa untuk wisatawan mancanegara atau domestik. Tapi bagaimana dengan proses pembuatan garam? Hal ini juga banyak menyita perhatian wisatawan khususnya yang berasal dari luar negeri. Pembuatan garam secara tradisional menjadi pemandangan lain di sekitar Pantai Amed Jemeluk.
Untuk urusan akomodasi tidak akan menjadi hal yang memusingkan. Di sekitar Pantai Amed sudah banyak terdapat hotel-hotel dan restoran dengan dekorasi unik dan harga yang beragam. Klasik dan modern menjadi perpaduan yang apik untuk menarik mata wisatawan. Di dekat pantai juga ada pasar tradisional yang biasanya buka setiap pagi. Jadi, bisa jalan-jalan pagi sambil membeli makanan khas daerah tersebut, seperti laklak, lukis, klepon, dan makanan lainnya dengan harga yang sangat murah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s